Perekonomian Masyarakat Bali

Bali Alami Pertumbuhan Ekonomi Sebesar 1,19% Pada Triwulan I 2010

Ditulis oleh Redaksi-1
Rabu, 19 Mei 2010 11:18

Semakin baiknya perkembangan sektor pariwisata dan berkurangnya tekanan krisis ekonomi global membawa pengaruh yang signifikan terhadap perekonomian Bali. Dikatakan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Ida Komang Wisnu di Denpasar Rabu (19/5), ekonomi Bali mengalami pertumbuhan sebesar 1,19 persen selama triwulan pertama 2010.

Ia mengatakan, pertumbuhan ekonomi yang cukup menggembirakan itu didorong oleh seluruh sektor perekonomian di luar sektor jasa. Hanya sektor jasa yang mengalami kontraksi sebesar 1,07 persen. Hal itu akibat menurunnya sumbangan jasa dari sektor pemerintahan.

Menurut Ida Komang Wisnu, Penyerapan anggaran pada awal tahun 2010 masih sangat rendah dibanding akhir tahun 2009 (triwulan IV) menjadi salah satu penyebab terjadinya kontraksi.

Pertumbuhan ekonomi Bali selama 2009 menurut Kabag Publikasi dan Dokumentasi Biro Humas dan Protokol Pemprov Bali I Ketut Teneng sebesar 5,33 persen diharapkan semakin membaik dalam tahun 2010. Membaiknya pertumbuhan ekonomi Bali menjadi salah satu indikator semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pulau Dewata.

Struktur ekonomi Bali tersebut masih didominasi sektor tersier sebesar 65,58 persen, menyusul sektor primer 18,86 persen dan sektor sekunder 15,56 persen. Sektor pertanian hanya memberikan andil sebesar 18,21 persen, pertambangan dan penggalian 0,65 persen, sektor industri pengolahan 9,16 persen, serta listrik, gas dan air bersih dua persen.

Selain itu sektor bangunan 4,4 persen, perdagangan, hotel dan restoran 30 persen, angkutan dan komunikasi 13,76 persen, sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan 7,11 persen dan sektor jasa-jasa lainnya 14,72 persen.

Ketut Teneng menjelaskan, produk domestik regional bruto (PDRB) Bali atas dasar harga berlaku mencapai Rp57,579 miliar selama 2009, meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya Rp49,922 triliun. PDRB perkapita mengalami peningkatan dari Rp14,2 juta pada tahun 2008 menjadi Rp16,21 juta pada akhir 2009.

Gubernur Bali Made Mangku Pastika bertekad meningkatkan perdapatan perkapita masyarakat Bali sebesar dua kali lipat pada tahun 2013 atau menjadi sebesar Rp22,5 juta. Tekad tersebut menurutnya didasarkan atas kenyataan, banyak potensi Bali belum dimanfaatkan secara maksimal, padahal sangat berpeluang untuk dalam mengangkat pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Bali

Suryo Saputro (suryo@wartaekonomi.com)
Foto : krisnomo.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: